Halmahera Timur – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polres Halmahera Timur melakukan langkah inovatif dengan memodifikasi sejumlah kendaraan patroli menjadi mobil siaga Karhutla.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan Kapolres Halmahera Timur AKBP B. Kusuma Ardiansyah, S.I.K., dalam memperkuat kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki medan sulit dijangkau oleh kendaraan pemadam kebakaran.
Sebanyak tiga unit kendaraan dinas Polsek jenis Isuzu D-Max Double Cabin serta satu unit kendaraan Mitsubishi L300 dimodifikasi dengan dilengkapi tangki atau tandon air berkapasitas kurang lebih 1.000 liter.
Selain tangki air, kendaraan tersebut juga dilengkapi mesin pompa air, selang air sepanjang kurang lebih 50 meter serta selang hisap, sehingga dapat digunakan untuk melakukan penanganan awal apabila ditemukan titik kebakaran di wilayah hukum Polres Halmahera Timur.
Kapolres Halmahera Timur AKBP B. Kusuma Ardiansyah, S.I.K., menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kecepatan dalam merespons setiap potensi Karhutla. Modifikasi kendaraan ini diharapkan dapat mempercepat mobilisasi personel sekaligus mendukung upaya pemadaman awal sebelum api meluas.
Kendaraan siaga tersebut akan dioptimalkan oleh personel jajaran Polsek melalui kegiatan patroli dan pemantauan di wilayah yang dianggap rawan Karhutla. Selain melakukan penanganan awal, personel juga terus mengedepankan langkah preventif dan preemtif melalui sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Dalam pelaksanaannya, Polres Halmahera Timur juga memperkuat koordinasi dan sinergi bersama pemerintah kecamatan, Koramil/Babinsa serta unsur terkait lainnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.
Kehadiran mobil siaga Karhutla ini menjadi salah satu bentuk kesiapan Polres Halmahera Timur dalam memberikan respons cepat kepada masyarakat.
Terlebih, kondisi geografis di sejumlah wilayah Halmahera Timur yang berbukit dan memiliki lokasi yang jauh dari sumber air membutuhkan dukungan sarana yang dapat bergerak secara cepat dan fleksibel.
Sebelum digunakan dalam pelaksanaan tugas, kendaraan dan seluruh peralatan pendukung telah melalui uji coba di lapangan. Hasilnya, kendaraan beserta perlengkapan dinyatakan siap operasional untuk mendukung kegiatan patroli, pencegahan maupun penanganan awal Karhutla.
Melalui langkah tersebut, Polres Halmahera Timur menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat sinergi dengan seluruh pihak, serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dan lingkungan dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan.



